Tetap Sehat dan Ramping Setelah Lebaran

Perayaan Hari Raya Idul Fitri biasanya identik dengan silahturahmi, mengunjungi keluarga, saudara, teman, kerabat, atau tetanggal. Silahturahmi biasanya saat lebaran biasa diwarnai dengan acar berkumpul bersama sambil menikmati sajian khas lebaran yang bersantan dan berlemak seperti, opor, rendang, dan lain- lain, dilengkapi dengan kue-kue lebaran yang manis dan tinggi karbohidrat, serta minuman manis dan bersoda.

 

Perayaan hari raya kini telah usai, oleh karenanya, pola makan dan gaya hidup harus segera diperbaiki pasca lebaran. Karena, jika kebiasaan makan makanan bersantan/ berlemak/ tinggi karbohidrat terus dilakukan, bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti masalah berat badan yang bertambah, kolesterol tinggi, hipertensi, asam urat, diabetes atau masalah pada lambung.

 

Berikut beberapa tips agar tubuh tetap sehat dan ramping setelah lebaran:

 

1. Mengatur pola makan

Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang berserat. Sayur dan buah efektif untuk membantu menyerap gula dan lemak jahat yang menumpuk, serta membantu melancarkan pencernaan. Batasi konsumsi makanan yang banyak mengandung gula, minyak, dan garam.  Hindari  makanan tinggi karbohidrat, berlemak, bersantan, dan berkolesterol tinggi. Ganti menu daging yang berlemak dengan ikan atau jenis makanan lain yang berprotein tinggi. Tinggalkan makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet.

 

2. Perbanyak minum air putih
Perbanyak minum air putih, dan hindari minum minuman manis atau bersoda yang bisa membawa dampak buruk bagi kesehatan. Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Air putih baik untuk kesehatan, yang dapat membantu konsentrasi dan menghindarkan tubuh dari bahaya dehidrasi. Air putih juga dapat membantu proses detoksifikasi tubuh.

 

3. Olahraga teratur

Jika saat puasa dan ibur lebaran frekuensi berolahraga sempat menurun, maka setelah libur lebaran frekuensi berolahraga bisa ditingkatkan kembali. Tambah kecepatan dan durasi berolahraga sedikit demi sedikit agar tubuh tidak kaget. Selain dapat membuat tubuh kembali fit, berolahraga juga mampu membakar kalori yang menumpuk akibat banyak makan dan ngemil saat hari lebaran. Lakukan olahraga secara rutin 3-4 kali seminggu, seperti jogging, bersepeda, lompat tali, lari di atas treadmill, atau renang.

 

4. Medical Check-Up

Untuk penderita penyakit tertentu, seperti diabetes, kolesterol, jantung, dan lainnya, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau berkonsultasi ke dokter agar kondisi kesehatan tubuh dapat terus terpantau pasca lebaran.

 

5. Istirahat cukup

Setelah menjalani rangkaian aktivitas yang padat, silahturahmi, liburan, serta mudik, biasanya kondisi tubuh bisa menurun drastis. Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup untuk mengembalikan kondisi terbaiknya. Pasca lebaran, atur kembali jadwal tidur dan beristirahat Anda agar stamina dan daya tahan tubuh bisa kembali prima. Kurang tidur atau beristirahat bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

 

6. Detoksifikasi

Selama liburan, tubuh banyak mengasup makanan yang bersantan, berlemak, tinggi karbohidrat dan kolesterol, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Oleh karenanya detoksifikasi penting untuk dilakukan. Detoksifikasi membantu mengeluarkan racun jahat dari dalam tubuh. Detoksifikasi alami bisa dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan rutin mengkonsumsi air hangat dan lemon setiap pagi hari. Selain mengeluarkan racun dari dalam tubuh, detoksifikasi juga membantu menurunkan berat badan.

 

7. Konsumsi suplemen

Jika dibutuhkan, konsumsi suplemen tertentu dapat membantu menurunkan hipertensi, kadar kolesterol jahat, dan menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Selain itu, suplemen tertentu juga dapat membantu menurunkan berat badan dan proses detoksifikasi tubuh.

 

Produk yang direkomendasikan: