Logo Natural Farm
Mom & Kids

Kenali 5 Cara Mengatasi Anak GTM dan Penyebabnya!

Ditulis oleh Khansa

Bagikan:

Menghadapi anak GTM memang bikin stres! Tapi para orang tua tak perlu khawatir, sebab ada banyak cara untuk mengatasi anak GTM yang sederhana, sehingga si kecil dapat kembali lahap makan tanpa drama. Yuk cari tahu penjelasan lengkapnya pada artikel di bawah ini!

Apa Itu GTM?

GTM atau Gerakan Tutup Mulut merupakan sikap anak yang menolak makan dan seringkali terjadi pada balita usia 1–3 tahun, khususnya yang telah lepas dari ASI.

Kondisi GTM pada anak ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari tumbuh gigi, growth spurt (laju pertumbuhan yang terlalu cepat), adanya distraksi saat waktu makan, bosan dengan menu makanan, hingga jenis makanan yang kurang tepat.

Apakah GTM Berbahaya untuk Anak?

GTM umumnya terjadi saat anak mengalami fase perkembangan pesat, baik secara fisik maupun kemampuan berpikirnya, terutama di usia 1-3 tahun. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa menjadi sangat berbahaya bagi anak, karena menyebabkan malnutrisi, bahkan berisiko mengakibatkan underweight dan stunting

Tak hanya itu, pertumbuhan dan perkembangan otaknya juga dapat terhambat akibat kurangnya asupan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Penyebab Anak GTM

Anak mengalami GTM  tentu bukan tanpa alasan. Kondisi ini bisa terjadi karena disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari fisik hingga psikologis, yaitu:

  • Tumbuh gigi yang mengakibatkan nyeri saat makan.
  • Batuk, radang tenggorokan, demam, serta gangguan pencernaan yang dapat mengurangi nafsu makan.
  • Perut kembung dan sembelit, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat makan.
  • Trauma makan karena terlalu sering dipaksa.
  • Merasa bosan karena tekstur dan rasa makanan yang kurang menarik.
  • Suasana hati anak yang buruk.
  • Terlalu banyak distraksi dari gadget dan smartphone yang menyebabkan tidak fokus makan.
  • Pola makan yang tidak teratur, sehingga anak tidak mengenali waktu makannya.
  • Terlalu banyak minum susu dan mengonsumsi cemilan sebelum waktu makan.
  • Growth spurt atau laju pertumbuhan yang terlalu cepat, sehingga menyebabkan nafsu makan anak menurun.

Baca Juga: 5 Cara Menambah Nafsu Makan Anak, Efektif Cegah Stunting!

Cara Mengatasi Anak GTM

Mengatasi anak yang GTM memerlukan kesabaran dan strategi khusus. Meski begitu, langkah ini tetap penting untuk memastikan asupan nutrisi si kecil tetap bisa terpenuhi dengan baik demi mendukung tumbuh kembangnya lebih optimal.

Berikut beberapa cara efektif yang bisa Anda coba untuk mengatasi anak GTM yang susah makan, yaitu:

1. Berikan Jadwal Makan yang Konsisten

Menetapkan jadwal makan yang teratur membantu anak mengenali rasa lapar pada waktu yang tepat. Dengan begitu, mereka akan lebih memahami kapan saatnya makan, sehingga pola asupan nutrisi tetap terjaga dengan baik.

Dalam rangka mendukung program tersebut, sebaiknya para orang tua tidak memberikan camilan yang terlalu dekat dengan waktu makan. Sebab hal ini dapat membuat anak-anak merasa kenyang, sehingga cenderung enggan makan saat jadwal makan utama tiba.

2. Tawarkan Porsi Makan Kecil 

Lambung anak jauh lebih kecil dibandingkan orang dewasa, sehingga mereka lebih cepat merasa kenyang. Dengan memberikan porsi kecil, anak dapat terdorong untuk menghabiskan makanannya tanpa merasa terbebani. Jika anak masih lapar, maka Ibu bisa berikan porsi tambahan.

3. Sajikan Makanan yang Variatif

Cobalah menyajikan berbagai jenis makanan sehat dengan variasi yang menarik untuk si kecil. Cara ini efektif bagi anak yang mudah bosan, sekaligus membantu mereka mengenal beragam tekstur dan rasa baru. Dengan begitu, anak akan lebih tertarik untuk mencoba dan menikmati makanannya. 

Anak yang terbiasa mengenal berbagai rasa dan tekstur makanan cenderung tidak pemilih dan lebih mudah menerima makanan baru.

4. Berikan Suasana Tenang dan Jauhkan Distraksi

Saat waktu makan, jauhkan anak-anak dari distraksi seperti TV atau smartphone yang bisa mengurangi minatnya untuk makan. 

Dengan membiasakan fokus pada makanan, mereka akan lebih menikmati setiap suapan, terutama jika orang di sekitarnya juga melakukan hal serupa. Selain itu, pastikan anak memiliki kursi sendiri agar lebih nyaman saat mengonsumsi makanannya.

5. Ciptakan Lingkungan Makan yang Lebih Positif

Ciptakan suasana makan yang menyenangkan agar anak merasa nyaman dan dapat menikmati waktu makannya sebagai momen bersantai bersama keluarga. 

Hindari memberikan tekanan pada anak saat makan, serta jangan jadikan makanan sebagai hadiah atau hukuman. Hal ini dapat menciptakan hubungan yang tidak sehat dengan antara anak dengan makanan. Melalui pendekatan ini, anak akan lebih mudah menikmati makanannya tanpa rasa terpaksa.

Baca Juga: 5 Kegiatan & Cara Efektif Melatih Motorik Halus Anak

Rekomendasi Suplemen untuk Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Selain melalui tindakan yang bersifat psikologis, cara mengatasi anak GTM juga bisa dilakukan dengan meningkatkan nafsu makannya melalui terapi suplemen multivitamin yang tepat.

Beberapa jenis vitamin dan mineral, seperti zinc, vitamin B dan omega-3, mampu untuk meningkatkan nafsu makan anak, sehingga dapat mengurangi GTM secara optimal. Supaya tidak keliru, berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen anak terbaik untuk meningkatkan nafsu makannya, yaitu:

1. ChildLife Cod Liver Oil

ChildLife Cod Liver Oil

ChildLife Cod Liver Oil merupakan suplemen dengan kandungan Arctic Cod Liver Oil yang murni dan mengandung DHA dan EPA yang cukup tinggi. Kandungan inilah yang mampu untuk membantu perkembangan fungsi otak, mulai dari belajar, mengingat dan berkonsentrasi.

Selain itu, omega-3 juga dapat meningkatkan metabolisme energi, sehingga mampu untuk meningkatkan nafsu makan anak. Kabar baiknya, suplemen ini sudah hadir dalam bentuk sediaan cair dan rasa strawberry, sehingga tidak amis serta nyaman dikonsumsi oleh buah hati Anda.

2. Childlife First Defense

Childlife First Defense

Sesuai dengan namanya, Childlife First Defense memiliki kandungan utama berupa zinc, olive leafe extract, elderberry, serta larch yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. 

Selain itu, adanya zinc juga dapat  meningkatkan produksi hormon lapar, seperti serotonin dan galanin yang mampu meningkatkan nafsu makannya secara optimal. Suplemen ini hadir dalam bentuk cair dan sudah bisa dikonsumsi oleh bayi usia 6 bulan sesuai anjuran, saat anak sudah mulai bisa mengonsumsi makanan padat.

3. Nordic Children's DHA Strawberry Syrup

Nordic Children's DHA Strawberry Syrup

Nordic Children's DHA Strawberry Syrup juga terbuat dari 100 % hati ikan Arctic Cod liar yang memiliki kandungan utama DHA dan EPA yang cukup tinggi. Apabila dikonsumsi secara rutin, kedua kandungan ini akan membantu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menjaga kesehatannya secara menyeluruh. 

Tak hanya itu, kandungan DHA dan EPA di dalamnya juga dapat memicu produksi hormon lapar (serotonin), sehingga dapat meningkatkan nafsu makan anak secara sehat.

Demikianlah berbagai cara untuk mengatasi anak GTM yang mudah dan efektif untuk dilakukan. Selain melalui cara psikologis, Anda juga bisa menambahkan konsumsi suplemen dengan kandungan zinc atau omega-3 untuk menstimulasi nafsu makan anak. 

Berbagai suplemen tersebut sudah bisa Anda dapatkan dengan mudah di website Natural Farm. Cek sekarang sebelum kehabisan!

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan Tentang Cara Mengatasi GTM

Anak GTM biasanya berusia berapa?
Kenapa anak GTM saat tumbuh gigi?
Anak GTM dikasih vitamin apa?
Kenapa anak GTM terus menerus?

Kategori Artikel