Kulit terasa kering, mudah iritasi, atau sering berjerawat? Kemungkinan besar itu adalah ciri-ciri skin barrier rusak!
Skin barrier (stratum korneum) sendiri merupakan lapisan terluar kulit yang menjadi garis pertahanan pertama untuk mempertahankan kelembaban.
Lapisan pelindung kulit yang terganggu ini dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari kemerahan hingga kulit sensitif. Yuk, kenali tanda-tandanya dan cara memperbaikinya!
Apa Penyebab Skin Barrier Rusak?
Skin barrier memiliki fungsi utama untuk menjaga kelembaban (hidrasi) dan melindungi kulit dari berbagai faktor penyebab kerusakan. Lapisan kulit ini menjadi segel agar tidak terjadi penguapan air yang berlebihan dari dalam kulit. Jika skin barrier terjaga dengan baik, maka dapat membuat kulit terasa lebih lembut, kenyal, dan lembab.
Apabila keseimbangan skin barrier terganggu, maka sel-sel kulit tidak akan mampu lagi menahan perekat kelembaban, seperti ceramide, kolesterol, dan asam lemak di dalamnya sehingga menyebabkan hilangnya kadar air pada wajah secara signifikan. Umumnya kerusakan ini disebabkan karena faktor internal dan eksternal, seperti:
- Lingkungan yang terlalu lembab atau terlalu kering.
- Paparan polusi udara yang berlebihan.
- Terlalu sering terpapar sinar matahari yang memecah kolagen dan mengurangi kelembaban kulit.
- Mencuci wajah berlebihan sehingga menyebabkan kulit kering.
- Mencuci wajah menggunakan air panas yang memicu iritasi pada kulit.
- Menggunakan produk skincare yang memicu reaksi peradangan.
- Terlalu sering melakukan eksfoliasi wajah (over-eksfoliasi), sehingga menyebabkan iritasi dan menghilangkan minyak alami kulit.
- Penggunaan steroid jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
- Stress dan depresi yang mempengaruhi kondisi kulit secara keseluruhan.
- Kurang istirahat.
Ciri-Ciri Skin Barrier Rusak
Saat skin barrier mengalami kerusakan, kelembaban akan hilang secara signifikan dari dalam kulit, sehingga menyebabkan beberapa kerusakan. Kondisi tersebut menimbulkan ciri-ciri khusus yang wajib ditangani segera, yaitu:
1. Sering Iritasi dan Kemerahan
Skin barrier yang rusak akan menyebabkan kulit kehilangan banyak air, sehingga memungkinkan zat penyebab iritasi (iritan) dan alergen bisa menembus dengan lebih mudah.
Hal ini memicu munculnya peradangan, sensasi panas dan gatal, sebagai respon imun tubuh untuk melawannya, terlebih saat terkena produk skincare tertentu atau paparan sinar matahari.
2. Mudah Berjerawat (Breakout)
Banyak yang salah sangka jika akar masalah jerawat adalah karena hormon, penumpukan sel kulit mati, atau produksi minyak berlebih.
Padahal, penyebab awal dari breakout adalah rusaknya skin barrier, sehingga lapisan tersebut tidak mampu melawan bakteri yang menembus ke dalam kulit. Bakteri ini kemudian akan memicu terjadinya peradangan dan menyumbat pori-pori sehingga memunculkan jerawat terus menerus.
3. Kulit Kasar dan Bersisik
Saat skin barrier rusak, kulit tidak lagi memiliki kemampuan untuk mengunci kelembaban atau TEWL. Hal ini menyebabkan air di dalam kulit menguap lebih cepat, sehingga menyebabkan kekeringan dan dehidrasi. Biasanya kondisi ini ditandai dengan kulit yang menjadi kasar dan bersisik saat diusap.
4. Munculnya Kerutan
Skin barrier yang rusak juga akan menyebabkan kulit semakin rentan dengan paparan sinar UV dari matahari. Tanpa perlindungan yang optimal, kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan produksi kolagen dan mempengaruhi tingkat elastisitas kulit lebih cepat.
Kulit yang berkurang elastisitasnya ini akan memunculkan tanda keriput, pada area sekitar mata, dahi, dan mulut.
5. Muncul Bintik-Bintik Hitam Pada Wajah
Paparan sinar matahari tanpa dibarengi dengan kondisi skin barrier yang optimal dapat memungkinkan sinar UV menembus lebih dalam ke dalam kulit, yang menyebabkan kerusakan pada tingkat sel. Hal ini memicu kulit memproduksi melanin secara berlebihan, sehingga memunculkan hiperpigmentasi.
Cara Memperbaiki Skin Barrier Rusak
Jika skin barrier sudah terlanjur rusak, maka dibutuhkan waktu yang agak panjang untuk bisa memperbaikinya. Fokuslah dengan menggunakan skincare dengan kandungan lembut sembari memperbaiki pola hidup secara keseluruhan.
Selama periode waktu ini, ada beberapa cara memperbaiki skin barrier rusak yang bisa Anda lakukan dengan konsisten, yaitu:
- Hindari produk yang bersifat eksfoliasi terlebih dahulu, agar fokus pada pemulihan kulit.
- Gunakan produk skincare dengan kandungan ceramide, panthenol, hyaluronic acid, dan cica untuk memulihkan kulit serta mengisi kelembaban yang hilang.
- Jaga kelembaban kulit secara intensif.
- Jaga pola hidup sehat dengan minum air sesuai anjuran harian dan mengonsumsi makanan bernutrisi.
- Hindari konsumsi makanan tinggi gula karena memicu peradangan pada kulit.
- Istirahat yang cukup dan kurangi begadang untuk memaksimalkan pemulihan kulit.
- Gunakan produk skincare yang hypoallergenic untuk meminimalisir iritasi.
- Selalu gunakan sunscreen setiap beraktivitas untuk mengurangi efek negatif dari paparan sinar matahari.
- Menyederhanakan rangkaian perawatan kulit.
- Gunakan produk skincare yang minimalis cukup 3 atau 4 saja (cuci muka, serum, pelembab, sunscreen).
Baca Juga: 4 Perbedaan Ampoule dan Serum, Wajib Tahu Sebelum Beli!
Rekomendasi Produk Skincare untuk Memperbaiki Skin Barrier Rusak
Kunci dari memperbaiki skin barrier rusak ada dua hal, yaitu menjaga hidrasi dan meningkatkan proteksi kulit. Kedua hal ini bisa didapatkan dengan memiliki produk skincare yang tepat.
Supaya tidak bingung, berikut adalah rekomendasi produk skincare yang efektif untuk memperbaiki skin barrier rusak, yaitu:
1. Kleveru Rhodiola Moisturizer Gel
Saat muncul jerawat dikarenakan skin barrier rusak, dibandingkan mengobati jerawat dengan bahan aktif yang seringkali mengeringkan kulit, alangkah lebih baik untuk mengembalikan fungsi kelembaban wajah terlebih dahulu. Tujuannya agar jerawat bisa pulih lebih cepat.
Semua keunggulan tersebut bisa Anda dapatkan dengan rutin menggunakan Kleveru Rhodiola Moisturizer Gel. Pelembab wajah ini mengandung 15x Anti Acne dan Anti Stress Skin Therapy dari Rhadiola Peptide, Mugwort, Purslane, Backhousia Citriodora, Bakuchi Fruit, Brassica, hingga Sodium Hyaluronate.
Pelembab dengan tekstur ringan ini mampu mengembalikan kelembaban alami wajah, mengurangi bakteri penyebab jerawat, menenangkan kulit, sekaligus mengontrol produksi minyak berlebih. Cocok untuk digunakan sehari-hari!
2. Bio Talk Oat Ceramide Lotion
Bio Talk Oat Ceramide Lotion juga dapat digunakan sebagai pelembab untuk memperbaiki skin barrier dan mengatasi kulit pecah-pecah karena kekeringan. Sesuai dengan namanya, pelembab ini mengandung nabati oil, oatmeal, ceramide, dan shea butter yang mampu mengunci kelembaban di dalam kulit.
Teksturnya mudah meresap dan tidak lengket, sehingga nyaman digunakan oleh semua orang, bahkan pemilik kulit sensitif sekalipun. Uniknya, pelembab ini juga dapat digunakan tidak hanya pada wajah, namun juga badan untuk mengurangi eksim, gatal-gatal, serta iritasi yang mengganggu aktivitas harian.
3. PH. Hubby Sun Cream Tube
Kerusakan skin barrier kerap kali terjadi karena polusi dan paparan sinar UV yang berlebihan, sehingga protein kulit dengan sunscreen setiap hari menjadi hal penting untuk dilakukan. Salah satu sunscreen yang menghadirkan 65% kandungan skincare agar kelembaban kulit juga selalu terjaga adalah PH. Hubby Sun Cream Tube.
Sunscreen ini memiliki tekstur ringan dan mudah menyerap, serta terbuat dari bahan-bahan anti iritasi, sehingga dapat digunakan oleh pemilik kulit sensitif, ibu hamil, bahkan bayi sekalipun.
Adanya kandungan seperti damask rose water dan pine stem extract, membuatnya dapat jadi pilihan tepat untuk memperbaiki skin barrier, karena tidak hanya mampu menghindar, tapi juga menenangkan kulit yang iritasi .
4. Dermashare Cica Peptide Soothing Cream
Skin barrier yang rusak akan menyebabkan kulit mudah kering dan keriput, sehingga penggunaan pelembab seperti Dermashare Cica Peptide Soothing Cream bisa menjadi solusi yang tepat.
Pelembab ini mengandung cica complex, hyaluronic acid, panthenol, dan peptide yang dapat menenangkan kulit sensitif, mencegah munculnya keriput, sekaligus mengembalikan wajah jadi lebih lembab dan sehat. Pelembab ini cocok digunakan untuk mengatasi wajah yang memerah karena iritasi ataupun berjerawat.
Demikianlah berbagai ciri-ciri skin barrier rusak beserta rekomendasi skincarenya agar kulit selalu sehat, lembab, dan berseri. Berbagai produk skincare ini sudah bisa Anda temukan dengan mudah hanya website Natural Farm! Cek promo menariknya sekarang, sebelum kehabisan!