Beberapa jenis makanan ternyata dapat memicu peningkatan sel darah putih secara berlebihan, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, seperti peradangan hingga gangguan imun. Lalu, apa saja makanan penyebab leukosit tinggi yang perlu diwaspadai? Cek penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Mengapa Leukosit Tinggi Harus Dihindari?
Bagi Anda yang tidak tahu, leukosit adalah sel darah putih yang membantu membunuh bakteri yang menjangkit tubuh. Sayangnya, jumlah leukosit yang tinggi di tubuh dapat menghasilkan banyak masalah. Contoh masalah tersebut antara lain:
- Mudah alami demam.
- Sulit bernafas.
- Mudah alami bentol-bentol dan gatal.
- Alami penurunan berat badan tiba-tiba.
- Sering berkeringat saat tidur.
Masalah ini tergolong ringan tapi sangat mengganggu. Jika alami leukosit tinggi yang ekstrim, masalah seperti stroke, kehilangan penglihatan dan perdarahan internal dapat terjadi juga.
7 Makanan yang Dapat Menyebabkan Leukosit Tinggi
Setelah tahu berbagai masalah yang dapat terjadi jika banyak leukosit, Anda harus lebih hati-hati konsumsi makanan. Hindari makanan yang dapat menaikkan jumlah leukosit berikut ini:
1. Fast Food dan Junk Food
Makanan penyebab leukosit tinggi yang wajib dihindari adalah fast food dan junk food. Jenis makanan ini banyak mengandung kadar kalori, garam dan lemak jahat tinggi. Jika terlalu sering konsumsi, efek kandungannya dapat memicu peningkatan produksi leukosit di tubuh.
2. Makanan Instan
Makanan cepat saji memang praktis, tetapi memiliki pengawet dan kadar garam yang tinggi pada umumnya. Untuk Indonesia, makanan cepat saji paling populer adalah mie instan. Itulah mengapa, jangan konsumsi terlalu sering jika tidak ingin jumlah leukosit tubuh jadi berlebihan.
3. Makanan yang Sering Dipanaskan Berulang
Banyak ahli nutrisi menyarankan menghindari makanan yang sering dipanaskan. Makanan yang sudah dipanaskan lebih dari dua kali akan menurunkan jumlah nutrisi di dalamnya.
Proses pemanasan kembali menggunakan cara goreng yang kedua atau ketiga akan menyerap lebih banyak minyak yang tentunya tidak baik untuk tubuh. Selain itu, proses pemanasan akan meningkatkan kandungan karsinogenik di dalamnya, dan meningkatkan resiko kanker.
4. Makanan dengan Kandungan Gula Tinggi
Hidangan manis tentu tidak masalah dikonsumsi, asalkan memastikan kandungan gula di dalamnya tidak terlalu tinggi. Banyak hidangan modern mengandung gula tinggi agar menstimulasi lidah konsumen. Sayangnya, praktik ini dapat menyebabkan kenaikan leukosit di tubuh konsumen tersebut.
5. Makanan yang Terlalu Pedas
Saat mencerna hidangan pedas, sel dinding pencernaan akan produksi lebih banyak sel darah putih. Stimulasi capsaicin pada pencernaan yang berlebihan akan memacu sel darah putih di area ini. Hasilnya, masalah inflamasi di pencernaan akibat banyaknya sel darah putih bisa terjadi.
6. Makanan Kemasan dengan Kandungan Banyak Pengawet
Snack kemasakan pasti mengandung pengawet untuk jaga ketahanan produk tersebut. Sayangnya, jumlah kandungan pengawet dapat memacu produksi sel darah putih berlebihan saat dikonsumsi.
7. Minuman Botolan Sering Mengandung Gula dan Pengawet Tinggi
Sama halnya dengan memakan kemasan, minuman botolan juga mengandung pengawet. Hal yang lebih parah adalah kandungan gula di minuman botolan sering kali tinggi juga. Kombinasi tersebut memiliki risiko stimulasi produksi sel darah putih lebih banyak di tubuh.
Baca Juga: Apa Itu Leukosit: Kalau Kadar Leukosit Tinggi, Artinya Sakit Apa?
Rekomendasi Suplemen Vitamin untuk Bantu Menurunkan Leukosit
Leukosit merupakan sel darah putih yang memiliki peranan penting sebagai sistem imunitas di dalam tubuh untuk melawan penyakit. Apabila jumlahnya terlalu tinggi, maka harus segera dinormalkan agar tidak terjadi efek yang tidak diinginkan, seperti sesak nafas hingga gangguan penglihatan.
Salah satu cara untuk menurunkan kadar leukosit adalah dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin C dan omega-3, yang dapat membantu menjaga keseimbangan sistem imun. Berikut beberapa rekomendasi suplemen yang bisa Anda coba:
1. Kyolic Formula 103 - 41 Garlic & Vitamin C (Immune)
Kyolic Formula 103 - 41 mengkombinasikan aged garlic extract dengan vitamin C, serta jamur yang efektif untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, termasuk menormalkan leukosit.
Adanya kandungan ekstrak bawang putih dan vitamin C ini di dalamnya, bekerja dengan cara meningkatkan aktivitas sel-sel pembunuh alami (NK cell), sehingga efektif untuk mencegah infeksi dari kuman, virus, dan bakteri.
2. Nuvita C 300mg + Citrus Bioflavonoid
Sesuai namanya, Nuvita Nutri C+Bioflavonoid diformulasikan secara khusus dengan vitamin C dan bioflavonoid yang kaya akan antioksidan, sehingga mampu melindungi tubuh dari bahaya akan paparan radikal bebas.
Vitamin C di dalamnya juga hadir dalam bentuk Calcium Ascorbate yang mampu mengurangi efek asam lambung dan nyaman dikonsumsi oleh pemilik pencernaan yang sensitif sekalipun.
Apabila dikonsumsi secara rutin, suplemen ini dapat membantu tubuh memproduksi sel darah putih atau leukosit, sekaligus menormalkan kadarnya untuk mencegah terjadinya efek negatif pada tubuh.
3. Nordic Complete Omega 369
Nordic Complete Omega 3-6-9 merupakan suplemen dengan kandungan omega lengkap, mulai dari 3, 6, dan 9, sehingga memiliki manfaat utama untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.
Konsentrat DHA dan EPA-nya saja bahkan termasuk yang tertinggi, yaitu 86%, sehingga menjadi pilihan efektif untuk mengatasi penyakit yang berkaitan dengan darah, jantung, dan juga peningkatan imun tubuh.
Kandungan omega-3 di dalamnya juga meningkatkan aktivitas sel darah putih, sehingga efektif untuk mencegah infeksi dari virus dan bakteri, sekaligus menormalkannya jika kadarnya terlalu tinggi.
Semoga info makanan penyebab leukosit tinggi di atas membantu Anda menjaga kesehatan lebih baik. Pastikan lebih cermat memilih konsumsi makanan sehari-hari agar lebih seimbang.
Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi suplemen vitamin C atau omega-3 untuk bantu menormalkan leukosit secara rutin. Semua suplemen ini sudah bisa Anda dapatkan dengan mudah di website Natural Farm. Yuk cek semua pilihan varian menariknya sekarang!