Logo Natural Farm
Sport

Kuasai 4 Teknik Lari Maraton yang Aman dan Bebas Cedera!

Ditulis oleh Khansa

Bagikan:

Dalam beberapa tahun terakhir, maraton menjadi olahraga yang banyak digandrungi oleh masyarakat. Jika Anda seorang pemula, penting untuk belajar dan menerapkan teknik lari maraton yang tepat agar tidak mudah lelah juga terhindar dari cedera.

Apalagi, pilihan panjang rute tempuhnya juga beragam, mulai dari 42 km, 21 km, 8 km, atau hanya 5 km. Untuk itu, mari simak penjelasan lengkap mengenai teknik yang tepat saat maraton pada artikel di bawah ini.

Teknik Lari Maraton Supaya Tidak Mudah lelah

Marathon merupakan jenis olahraga lari jauh dalam satu waktu, sehingga membutuhkan ketahanan fisik dan fleksibilitas tubuh yang tinggi. 

Jauhnya jarak marathon inilah yang kerap kali membuat banyak orang mudah kelelahan, bisa karena kekurangan energi atau teknik yang salah. Untuk itu, jika Anda hendak ikut acara lari marathon, maka ada beberapa teknik dasar yang wajib dipelajari, yaitu:

1. Teknik Postur

Kunci dari lari yang nyaman untuk waktu yang lama adalah postur. Pastikan leher menghadap lurus ke depan selama berlari dan tidak menunduk. Cara ini akan membantu penggunaan energi yang lebih efisien, karena otot leher lebih rileks dan sistem pernafasan bisa jadi makin lancar.

Selain itu, jaga tulang punggung tetap tegak dan kencangkan perut (core) selama berlari agar posisinya lebih stabil. Badan yang terlalu menjorok ke depan atau belakang dapat memberi banyak tekanan pada otot leher dan bahu, sehingga menyebabkan tegang dan mudah pegal.

2. Teknik Ayunan Lengan

Selama berlari, jaga ayunan lengan tetap membentuk sudut 90 derajat dan di samping tubuh, cara ini akan mendorong kekuatan Anda untuk bisa berlari lebih kuat. Ingat, lengan harus berayun maju-mundur dari sendi bahu, bukan sendi siku. 

Hindari juga menyilangkan lengan di depan dada karena dapat membuat postur tubuh condong ke depan, sehingga tanpa sadar Anda membungkuk dan kesulitan bernapas dengan baik. Bayangkan saja ada garis vertikal yang membagi dua tubuh dan pastikan lengan Anda tidak melewati garis tersebut saat berlari.

3. Teknik Pergerakan Kaki

Selain itu, jangan memantulkan tubuh terlalu tinggi saat berlari, karena dapat menyebabkan gerakan naik-turun yang berlebihan, sehingga membuang banyak energi. Berlarilah dengan langkah yang ringan, santai dan stabil dalam tempo sama, jadi resiko terjadinya cedera bisa diminimalisir.

4. Teknik Pernafasan

Pernafasan lewat hidung kurang efektif dilakukan saat berlari, dikarenakan ukuran lubang yang kecil membuat oksigen sulit dihirup dengan optimal. Itulah mengapa, disarankan untuk bernapas melalui mulut saat lari, agar lebih banyak oksigen dapat diserap dan disimpan dalam tubuh sebelum mengembuskannya kembali.

Saat berlari dengan kecepatan tetap, cobalah untuk menyesuaikan pola nafas dengan langkah kaki Anda. Cobalah tarik nafas selama dua langkah dan mengembuskannya di dua langkah selanjutnya, atau sesuaikan dengan ritme yang terasa nyaman bagi Anda. Pastikan nafas masuk hingga ke diafragma agar tubuh tetap bertenaga dan ritme lari lebih stabil.

Baca Juga: Bagaimana Cara Agar Kuat Lari Marathon? Ini 5 Tips Efektifnya!

Rekomendasi Paket Suplemen untuk Persiapan Lari Maraton

Selain rutin berlatih jauh sebelum hari maraton untuk meningkatkan kekuatan fisik, menjaga stamina juga tak kalah penting. Pastikan tubuh mendapatkan asupan energi yang cukup dengan mengonsumsi suplemen atau makanan kaya karbohidrat sebelum berlari.  

Agar lebih praktis, kami menghadirkan berbagai suplemen kit yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, sehingga dapat berlari lebih kuat dan maksimal. Berikut pilihan suplemennya:

1. Vegan Runners Power Kit Double Benefit

Vegan Runners Power Kit Double Benefit

Vegan Runners Power Kit Double Benefit merupakan paket nutrisi khusus dari Optimum Nutrition untuk para vegetarian atau penderita lactose intolerance yang ingin menambah energi sebelum maraton. Dalam satu paket ini sudah tersedia:

  • 2 Sachet Amino Energy Grape
  • 1 Sachet BCAA Boost Watermelon
  • 1 Sachet Plant Protein Chocolate
  • 1 Shaker Optimum Nutrition Pink

BCAA Boost atau Amino bisa Anda konsumsi sebelum olahraga untuk meningkatkan energi, mencegah cedera, serta menambah konsentrasi selama olahraga.

Sedangkan plant protein dapat Anda minum setelah maraton selesai, untuk mempercepat pemulihan tubuh sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga dapat menurunkan berat badan lebih optimal.

2. Runners Power Kit Double Benefit

Runners Power Kit Double Benefit

Jika Anda lebih suka dengan bubuk protein dari whey, maka Runners Power Kit Double Benefit bisa jadi pilihan yang tepat. Paket ini berisi suplemen penambah lengkap dalam bentuk travel size satu kali takaran saji, sehingga lebih praktis untuk dibawa saat maraton. Dimana dalam satu paket ini tersedia:

  • 2 Sachet Amino Energy Grape
  • 1 Sachet BCAA Boost Watermelon
  • 1 Sachet Whey Protein Chocolate
  • 1 Shaker Optimum Nutrition Pink

Baik amino maupun BCAA bisa Anda konsumsi sebelum atau saat marathon untuk mengisi ulang energi agar tidak dehidrasi dan dapat berlari hingga garis finish. Sedangkan whey proteinnya bisa Anda konsumsi setelahnya untuk memulihkan tubuh sekaligus meningkatkan pembentukan otot lebih optimal.

Itulah berbagai teknik lari maraton yang harus dipersiapkan supaya bisa berlari lebih efektif dan terhindar dari cedera. 

Pastikan juga untuk memenuhi asupan energi, supaya bisa lebih kuat berlari hingga garis finish selama marathon berlangsung. Berbagai suplemen untuk mendukung energi Anda saat lari ini sudah bisa Anda dapatkan secara eksklusif, hanya di Natural Farm. Yuk cek sekarang sebelum kehabisan!

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan Tentang Teknik Lari Maraton

Apa saja teknik dasar lari?
Bagaimana cara lari agar tidak mudah capek?
Bagaimana melatih diri untuk maraton?

Kategori Artikel